Rabu, 15 Oktober 2014

Ilmu Budaya Dasar: Konsepsi IBd dalam Kesusastaraan



III. Konsepsi IBD Dalam Kesusastraan
Ø  Pendekatan kesusastraan, pengertian sastra dan seni, peranan sastra, hubungan sasta dan seni dengan ilmu budaya dasar.

Sastra
(Sanskerta: shastra) yang artinya “teks” mengandung “instruksi” atau “pedoman” jadi Sastra adalah sebuah bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Seni adalah suatu kegiatan yang dikerjakan oleh manusia dalam intisari ekspresi kreativitas manusia yang mengandung unsur keindahan.
Seni dapat dinikmati melalui media pendengaran (video art), misalnya seni musik, seni suara,puisi dan pantun
Peranan Sastra Di tahun 60-an, masih diajarkan di SMA tetapi posisinya memang hanya sebagai pendukung pelajaran Bahasa Indonesia. Tak jarang jam pelajaran kesusastraan diambil oleh pelajaran bahasa.
Hal tersebut dimungkinkan, karena pelajaran kesusastraan tak lebih dari hapalan bentuk-bentuk kesusastraan, riwayat hidup pengarang, judul karya dan sinopsis buku-buku wajib baca. Tak pernah ditelusuri secara mendalam (gurunya tak ada yang terdidik ke arah itu) hakekat kesusastraan itu kaitannya dengan berbagai pemikiran yang ada dalam kehidupan. Jadinya pelajaran kesusastraan – lebih popular disebut pelajaran sastra saja – hanya jadi pelajaran tak berguna. Dihapus juga tidak ada akibatnya.
Untuk itu memang diperlukan kesiapan: apresiasi, interpretasi dan analisis, sehingga dunia rekaan di dalam sastra jelas kaitannya dengan seluruh aspek kehidupan. Kritik sebagai perangkat penting yang sesungguhnya berfungsi menunjukkan arti kehadiran sastra.
Di Indonesia Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni,berikut adalah hub sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar:
1.      Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .
2.       kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah diciptakannya

Ø IBD Dihubungkan Pengertian, Prosa Jenis-jenis Prosa 5Komponen Prosa Lama dan Prosa Baru

1.      Prosa Lama Adalah Bentuk prosa yg menjelaskan tentang masa lalu atau sejarah contoh yang termasuk dalam bentuk prosa lama yaitu:
* Kisah: Cerita tentang cerita perjalanan/perlayaran seseorang
* Dongeng: Cerita yang bersifat Khayalan
* Cerita Berbingkai: cerita yang didalamnya terdapat cerita lagi yang dituturkan oleh     pelaku-pelakunya.
2.      Prosa Baru contoh dari prosa baru yaitu:
*Novel: Bentuk prosa baru yang menceritakan kehidupan seseorang, biasanya novel lebih pendek daripada roman
*Roman: Bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya.
*Riwayat: Suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi)
Nilai-Nilai dalam prosa fiksi:
1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
2.Prosa fiksi memberikan informasi
3.Prosa fiksi memberikan waarisan cultural
4.Prosa memberikan keseimbangan wawasan

Ø  Karya Sastra Dan Contoh Prosa

Karya sastra dibagi dua bentuk yaitu,
-fiksi contoh dari fiksi, drama,prosa,puisi
-Nonfiksi contohnya, biografi,autobiografi


Ø Ilmu budaya yang dihubungkan dengan puisi
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra adalah bagian dari kesenian, dan kesenian adalah unsur dari kebudayaan. Puisi adalah pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic/estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya. Dibalik kata-kata yang padat, ekonomis dan sukar dicerna itu puisi berisi potret kehidupan manusia dan menyuguhkan suasana dan peristiwa kehidupan manusia dan juga kaitan kehidupan kehidupan manusia dengan alam dan Tuhan. Ia merupakan hasil penghayatan manusia dan penyair terhadap kehidupan manusia, terhadap alam dan Tuhan yang diekspresikannya melalui bahasa yang artistic.


Kepuitisan, keartistikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
  1. Figura bahasa
  2. Kata-kata yang ambiguitas
  3. Kata-kata berjiwa
  4. Kata-kata yang konotatif
  5. Pengulangan

Ø Alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi dalam Ibd

o   Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
o   Puisi dan keinyafan/kesadaran individual
o   Puisi dan keinsyafan social
Contoh Puisi :
Sahabat
Ku jelajahi sejarah kenanganku.
Ku putar rekaman masalaluku.
Menghadirkan kembali masa itu Masa – masa
di putih Abu-abu yang tidak akan terhapus, Walau terombak waktu.
Potret wajahmu melintas  indah dalam lamunaku.
Seketika teringat akan sosokmu. Sosok sahabat hidupku

Daftar Pustaka:
-aliseptiansyah.wordpress.com/.../konsep-ilmu-budaya-dasar
-
gabriellabcde.blogspot.com/.../konsep-ilmu-budaya-dasar

Ilmu Budaya Dasar : Manusia dan kebudayaan



II. Manusia Dan Kebudayaan:
Ø Unsur-unsur yang Membangun Manusia

Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika) manusia juga makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik) makhluk yang berbudaya. Ada dua pandangan tentang unsur-unsur yang membangun manusia yaitu:
1. Manusia terdiri dari empat unsur terkait jasad, hayat, ruh, nafs
2. Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :
*Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional yang secara insting menentukan proses-proses ketidaksadaran (unconcious), Id diatur oleh prinsip kesenangan.
* Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
* Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang memiliki otoritas di dalam lingkungan luar.

Ø Hakekat Manusia

1.      Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh,jiwa dan fikiran sebagai satu kesatuan yang utuh.
2.      Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dan special
3.      Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
4.      Makhluk yang memiliki rasa ingin tau dan dapat berkarya.
5.      Makhluk yang terkait dengan lingkungan(ekologi).
Yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah manusia memiliki perasaan indrawi dan perasaan rohani, Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia,misalnya:
-Perasaan intelektual,
- Perasaan estetis,
- Perasaan etis,
- Perasaan percaya diri,
-Perasaan sosial,
-Perasaan religius.

Ø Kepribadian Bangsa Timur

Francis L.K Hsu, sarjana Amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan dalam dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik.
Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat Barat, dimana konsep /individu itu mengambil tempat yang amat penting. Biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlampaui banyak menekan kepada pembatasan konsep individu sebagai kesatuan analisis tersendiri.
Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu, hanya sebagai subyek yang terkandung dlam batas individu yang terisolasi, maka Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi, bahwa dalam jiwa manusia sebagai makhluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar dan pribadi.
Nomor 7 dan nomor D disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam.
Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran it terdiri dari pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang disadari oleh si individu yang bersangkutan,tetapi disimpannya saja di dalam alam jiwanya sendiri dan tak dinyatakan kepada siapapun juga dalam lingkungannya.

Ø  Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan jika diartikan dari asal kata bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti menolah tanah. Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “ segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atas tempat tinggalnya.
Menurut E.B Taylor (1871) Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Menurut C.A Van Peursen, kebudayaan adalah sebagai kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewan-hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan mengubah alam.


Ø  Unsur-unsur Kebudayaan

• Sistem religi : produk manusia sebagai religius.
• Sistem organisasi kemasyarakatan : produk dari manusia sebagai sosial
• Sistem pengetahuan : produk manusia sebagai homo sapiens.
• Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi : produk manusia sebagai       homo economicus.
• Bahasa
• Kesinian
Ø Wujud Kebudayaan

Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu:
- Kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia : wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya.
- Kompleks aktivitas : berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi.
- Wujud sebagai benda : aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.

Ø Orientasi Nilai Budaya

Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai yaitu:
• Hakekat hidup manusia: hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda
• Hakekat karya manusia: setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda untuk hidup kedudukan, gerak hidup untuk menambah karya
• Hakekat waktu manusia: hakekat waktu yang berbeda, masa lalu atau masa kini
•Hakekat alam manusia: hakekat yang harus menyatu dengan alam.





Ø Perubahan Kebudayaan

Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah. Tak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Terjadinya gerakan perubahan kebudayaan disebabkan oleh :
1. Perubahan jumlah penduduk
2. Perubahan lingkungan hidup
Perubahan ini, selain karena jumlah penduduk dan komposisinya, juga karena adanya disfungsi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khususnya teknologi dan inovasi.
Perubahan sosial dan perubahan kebudayaan bebeda. Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. Sedangkan perubahan kebudayaan terjadi bila ada suatu kelompuk manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa.

Ø Kaitan Manusia Dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini, kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap keberadaan keduanya harus menyertakan pembatasan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan lebih cepat.


Daftar Pustaka:



*http://kampunglinux.blogspot.com/2011/03/unsur-unsur-yang-membangun-manusia-1.html
*vanillabluse.blogspot.com/.../makalah-manusia-dan-kebudayaan




Minggu, 05 Oktober 2014

Tugas Ilmu Budaya Dasar




 I.            ISD Sebagai MKDU:

Pengertian, Tujuan ISD dan IPS
1.      Pengertian ISD (Ilmu Sosial Dasar) adalah suatu ilmu pengetahuan yang membahas tentang masalah-masalah sosial yang dilakukan masyarakat Indonesia dengan mencari fakta,konsep dan teori dari berbagai bidang pengetahuan contohnya pelajaran sejarah,ekonomi,geografi sosial,sosiologi dan lainnya tetapi ilmu budaya sosial tidak bisa digabungkan dengan ilmu-ilmu sosial yang lain karena ilmu sosial dasar tidak memiliki objek dan metode ilmiah tersendiri.
ISD juga mempunyai tujuan untuk pembinaan mahasiswa agar:
-
Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya
-memiliki kesadaran adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
- Memahami bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks.
-
Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan

2.      Pengertian IPS(Ilmu Pengetahuan Sosial) adalah ilmu yang mempelajari tentang nilai-nilai atau unsur-unsur dari berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan,contohya berinteraksi dengan sesama manusia.
Tujuan dari ilmu pengetahuan sosial adalah:
*saling mengenal dengan masyarakat lain
*mengetahui tentang informasi-informasi dari orang jika kita dapat berinteraksi
*dapat memberikan ilmu pengetahuan lain contohnya sejarah,ekonomi.

    Tiga Kelompok Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan memiliki 3 kelompok yaitu:
1.      Ilmu pengetahuan alam
      Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang semua kaitannya tentang nilai kehidupan kita yang semuanya itu memerlukan suatu perhitungan yang amat dalam dan juga berdasarkan metode-metode ilmiah. Didalam kehidupan ilmu pengetahuan alam sangat lah penting dikarenakan banyak sekali manfaat yang bisa diambilnya untuk memudahkan kita sebagai kelangsungan hidup kita.

2.      Ilmu pengetahuan sosial
      Seperti penjelasan diatas ilmu pengetahuan sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial, nilai kehidupan kita dalam melakukan suatu kegiatan, berpikir menjadi orang mempunyai rasa nilai tenggang rasaan sesama manusia.

3.      Ilmu Kebudayaan
      Ilmu yang mempelajari tentang suatu norma asas di setiap wilayah diberbagai Negara, tidak semua kebudayaan itu sama dan juga tidak lain pula dinegara satu mudah menerima kedatangan buadaya yang berasal dari Negara lain contoh: di bagian Negara barat boleh memakai pakaian yang terbuka akan tetapi dinegara Indonesia yang mayoritas negaranya mempunyai kepercayaan 
      muslim sangat sulit menerima keadaan seperti itu.

   Perbedaan dan persamaan ISD dan IPS
Adapun perbedaan antara keduanya yaitu :
  1. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang IlmuPengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
  2. Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian,sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukanpengetahuan dan keterampilan intelektual. 
  3.  Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu PengetahuanSosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
Adapun persamaan antara keduanya yaitu:
  1. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial. 
    Ruang Lingkup ISD 
Ruang lingkup Ilmu Sosial Dasar berikut Pokok Bahasan yaitu:
1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
2. Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3. Masalah pemuda dan sosialisasi.
4. Masalah hubungan warga Negara dan Negara
5. Masalah masyarakat perkotaan dan pedesaan
6. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
 
   Tiga Golongan bahan pelajaran ISD
1.     Nilai yang menjadikan sebuah masalah masyarakat yang dijadikan sebagai keperhatinan publik yang harus segera diselesaikan karena apa bila, kita tidak segera menyelesaikan sebuah masalah itu maka, keributan dan tercemarlah masalah itu ke wilayah masyarakat yang belum pernah menghadapi masalah seperti itu maka sudah rusaknya lingkungan tersebut.
  1. Menangani sebuah permasalahan yang timbul akibat disengajakan atau tidak disengajakan, dikarenakan kita harus bisa mempelajari masalah tersebut agar tidak timbul masalah yang sama dan mempunyai dampak efek yang berbeda dari setiap masalah yang timbul
  2.  Sesuatu yang keterkaitannya dengan masalah yang berhubungan dengan yang satu dengan yang lainnya, merupakan obyek yang tidak mudah dalam mencari sumber masalahnya apa bila semuanya ikut keterkaitan dalam masalahnya.

    Sumber: http//zakiajamaldotcom.wordpress.com/2012/11/21/pengertian-isd-dan-ips/