Jumat, 07 November 2014

Penjelasan Manusia dan Keindahan,Renungan,Keserasian



V. Manusia Dan Keindahan, Renungan, Keserasian
^  Pengertian Keindahan
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi:
- keindahan seni
-keindahan alam
-keindahan moral
-keindahan intelektual
Keindahan dalam arti estetika menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam    hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya. Sedang keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dan bentuk dan warna. keindahan pada dasamya adalah sejumlah kwalita, pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal, Filsuf abad pertengahan Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan, bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Masalahnya sekarang ialah apa itu nilai estetik? dalam bidang filsafat, istilah nilai seringkali dipakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti kebethargaan (worth) atau kebaikan (goodness).
*Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu ha! lainnya (instrumental/contributory. value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.. *Nilai instrinsik adalah sifat balk dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
  Kontemplasi Dan Ekstansi
  -Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah.
  -Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu       yang indah. Apabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusia, maka akan  terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah. Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas, maka kontemplasi itu faktor pendorong untuk menciptakan keindahan, sedangkan ekstansi itu merupakan faktor pendorong utuk menikmati keindahan.

       ^Renungan
Renungan berasal dari kata renung. Merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu secara mendalam.Orang yang merenungkan setiap kegiatannya/segenap pengetahuannya yang dia miliki dapat disebut berfilsafat. Tetapi tidak semua orang mampu berpikir kekilsafan. Dimana kekilsafan mendasarkan diri pada penalaran. Penalaran adalah proses berpikir yang logis dan analitis.
Teori renungan


   ^Keserasian 
  Keserasian berasal dari kata serasi artinya cocok, Kata cocok mengandung unsur pengertian     perpaduan, pertentangan,  ukuran , dan seimbangan.
Ada 2 tentang teori keserasian yaitu:
1.      Teori Objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.
2.      Teori Subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry





Sumber: 

-hadi27.wordpress.com/rangkuman-manusia-dan-kein..
-http://nitapriyani04.blogspot.com/2013/11/tugas-makalah-manusia-dan-keindahan.html
-http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/pengertian-keindahan.html
-http://rizkafarhati.wordpress.com/2013/01/25/ringkasan-materi-ibd-manusia-dan-kebudayaan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar