X.
Manusia Dan Kegelisahan
- Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang memiliki arti tidak tenteram hatinya
atau merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar serta cemas. Kegelisahan juga
dapat dikatakan sebagai hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati
maupun perbuatannya, ia selalu merasa khawatir dan tidak tenang dalam tingkah
lakunya, tidak sabar atau selalu merasa cemas dalam hidupnya.
- Sebab-sebab orang yang gelisah
-Gelisah
terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
-Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
-Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
-Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )
-Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
-Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
-Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )
Contoh dari orang gelisah: berjalan
mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkan kepalanya, memandang
jauh kedepan sambil mengepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang
kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara dan lain
sebagainya. Hal ini disebabkan karena orang tersebut sedang mengalami masalah
yang berat atau frustasi karena hal yang diingankannya tidak bisa tercapai
- Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan
- Dengan cara berdoa meminta
kepadaNya agar terhindar dari segala rasa gelisah
-Melakukan hal yang positif
Contoh mengatasi kegelisahan: Dokter yang menghadapi istri dan anaknya yang sedang sakit, justru tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya. Dokter tidak dapat berbuat apa-apa bila menghadapi keluarganya yang sakit, karena ia merasa khawatir. Dalam hal ini dokter itu harus bersikap seperti menghadapi pasien yang bukan keluarganya, Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan.Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-Nya, kita harus percaya bahwa Tuhanlah Maha Kuasa. Maha Pengasih, Maha penyayang dan Maha Pengampun.
-Melakukan hal yang positif
Contoh mengatasi kegelisahan: Dokter yang menghadapi istri dan anaknya yang sedang sakit, justru tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya. Dokter tidak dapat berbuat apa-apa bila menghadapi keluarganya yang sakit, karena ia merasa khawatir. Dalam hal ini dokter itu harus bersikap seperti menghadapi pasien yang bukan keluarganya, Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan.Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-Nya, kita harus percaya bahwa Tuhanlah Maha Kuasa. Maha Pengasih, Maha penyayang dan Maha Pengampun.
- Pengertian Keterasingan
Hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau
terpisah dari yang lain. Penyebab orang berada dalam posisi asing ini
karena perilakunya yang tidak dapat
diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, kekurangan yang ada dalam diri seseorang ,
sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diri ketika bergaul.
Satu ayat Al-qur’an
tentang keterasingan :
Surat Al-Quran tentang keterasingan yaitu surat Al-Imran ayat 19, pada ayat ini dijelaskan jika ada yang kafir terhadap ayat-ayat Al-quran maka Allah akan menghisabnya, dimana surat Al-Imran ayat 19 yang artinya :
“ Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya“.
Surat Al-Quran tentang keterasingan yaitu surat Al-Imran ayat 19, pada ayat ini dijelaskan jika ada yang kafir terhadap ayat-ayat Al-quran maka Allah akan menghisabnya, dimana surat Al-Imran ayat 19 yang artinya :
“ Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya“.
- Pengertian Kesepian
Berasal dari kata “sepi” yang memiliki arti “sunyi atau lengang”, sehingga kata
kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, serta tidak memiliki teman. Setiap orang pernah
mengalami kesepian, karena kesepian merupakan bagian hidup manusia
Tiga macam penyebab terjadinya kesepian :
1. Frustasi
2. Sedang terjadi masalah
3. Pikiran yang sedang kalut
Tiga macam penyebab terjadinya kesepian :
1. Frustasi
2. Sedang terjadi masalah
3. Pikiran yang sedang kalut
Contoh
orang yang sedang kesepian :
Pangeran Sidharta, putra raja Kapilawastu, meninggalkan istana, tempat kemewahan, keramaian, dan ketidakpastian. Karena frustasi menyaksikan kontradiksi keadaan istana dengan keadaan luar istana yang penuh penderitaan, maka ia meninggalkan istana pergi ke tempat yang sepi, mencari hakekat hidup.
Pangeran Sidharta, putra raja Kapilawastu, meninggalkan istana, tempat kemewahan, keramaian, dan ketidakpastian. Karena frustasi menyaksikan kontradiksi keadaan istana dengan keadaan luar istana yang penuh penderitaan, maka ia meninggalkan istana pergi ke tempat yang sepi, mencari hakekat hidup.
- Pengertian ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti
artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang
jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti,
tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas,
keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak
konsentrasi.
Macam-macam penyebab terjadinya ketidakpastian :
1) Obsesi (gejala neurosa jiwa), yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh pendertia.
2) Phobia, yaitu rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3) Kompulasi, yaitu adanya keraguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.
4) Histeria, yaitu neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
Contoh tentang ketidakpastian :
Ketidakpastian tentang lulus atau tidak dalam ujian sarjana yang sudah lama ditunggu-tunggu membuat orang gelisah. lulus atau tidak lulus ujian sarjana akan menentukan status atau karir seseorang dalam hidupnya. Ketidakpastian ini akan merugikan, karena status dari karir itu terancam. Karena ketidakpastian itu status yang telah ditetapkan oleh atasan menjadi hilang, berhubung ada orang lain yang lebih dulu memenuhinya.
Macam-macam penyebab terjadinya ketidakpastian :
1) Obsesi (gejala neurosa jiwa), yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh pendertia.
2) Phobia, yaitu rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3) Kompulasi, yaitu adanya keraguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.
4) Histeria, yaitu neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
Contoh tentang ketidakpastian :
Ketidakpastian tentang lulus atau tidak dalam ujian sarjana yang sudah lama ditunggu-tunggu membuat orang gelisah. lulus atau tidak lulus ujian sarjana akan menentukan status atau karir seseorang dalam hidupnya. Ketidakpastian ini akan merugikan, karena status dari karir itu terancam. Karena ketidakpastian itu status yang telah ditetapkan oleh atasan menjadi hilang, berhubung ada orang lain yang lebih dulu memenuhinya.
- Usaha mengatasi ketidakpastian yaitu dengan cara
Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung pada mental si penderita.
Andaikata penyebabnya sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh.
Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita diajak pergi
sendiri ke psikolog.
Berikut
ini pernyataan Al-Quran tentang mengatasi ketidakpastian atau keragun dalam
contoh keraguan terhadap kitab suci Al-Quran yaitu :
Al-Baqarah (2) : 23
وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Al-Baqarah (2) : 23
وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
”
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan
kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an
itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang
benar . “
Sumber:
http://danupermadi.blogspot.com/2011/05/pengertian-kegelisahan-keterasingan.html
http://chalouiss.blogspot.com/2013/02/kebutuhan-dasar-manusia-menurut-abraham.html#sthash.WjFqiXXx.dpuf
http://mamz.weebly.com/manusia-dan-kegelisahan.html
http://jiwareformasi.blogspot.com/2012/06/usaha-usaha-mengatasi-ketidakpastian.html
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/05/09/manusia-dan-kegelisahan/
http://chalouiss.blogspot.com/2013/02/kebutuhan-dasar-manusia-menurut-abraham.html#sthash.WjFqiXXx.dpuf
http://mamz.weebly.com/manusia-dan-kegelisahan.html
http://jiwareformasi.blogspot.com/2012/06/usaha-usaha-mengatasi-ketidakpastian.html
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/05/09/manusia-dan-kegelisahan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar